Jumat, Agustus 21, 2026
No Result
View All Result
Jurnalis Kalbar
  • Utama
  • Jurnalisik
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Pemerintah
  • DPRD
  • Utama
  • Jurnalisik
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Pemerintah
  • DPRD
No Result
View All Result
Jurnalis Kalbar
No Result
View All Result
Home Ekonomi

PLN Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga Lewat Restorasi Mangrove di Kuala Satong

by Jurnalis Kalbar
21 Agustus 2026
in Ekonomi
0
Pegawai PLN UP3 Ketapang beserta Camat Matan Hilir Utara dan seluruh peserta undangan berfoto bersama usai Seremoni Penyampaian Hasil Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong Tahap 2 Tahun 2026 di Gedung Serbaguna “Pulau Sempadi”, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang. Foto: PLN UID Kalbar

JURNALIS KALBAR – PT PLN (Persero) terus mendorong pelestarian lingkungan yang berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN bersama Mitra Pembangunan Ketapang (MPK) memperkuat ekosistem pesisir sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi masyarakat melalui Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong Tahap II Tahun 2026.

Program tersebut dilaksanakan di Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Capaian program disampaikan dalam seremoni yang berlangsung di Gedung Serbaguna Pulau Sempadi, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kamis (13/08/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen bersama PLN, MPK, pemerintah daerah, kelompok masyarakat, dan para pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan kawasan pesisir Kuala Satong. Melalui pendekatan yang terintegrasi, program tidak hanya berfokus pada pemulihan mangrove, tetapi juga memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi pesisir secara berkelanjutan.

Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong mengintegrasikan aspek konservasi lingkungan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Restorasi mangrove dipadukan dengan pengembangan silvofishery, yakni sistem budidaya perikanan yang tetap menjaga keberadaan dan fungsi ekologis hutan mangrove.

Sejumlah kegiatan telah dilaksanakan sepanjang program, mulai dari sosialisasi, penguatan kapasitas kelompok masyarakat, pembibitan, penanaman dan perawatan mangrove, hingga pengembangan tambak silvofishery. Keterlibatan aktif masyarakat menjadi bagian penting dalam program tersebut agar manfaat yang telah dibangun dapat terus dilanjutkan secara mandiri.

Camat Matan Hilir Utara Tengku Nurmarudi mengapresiasi kolaborasi PLN dan MPK yang dinilainya mampu mempertemukan kepentingan pelestarian lingkungan dengan kebutuhan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir.

“Kami mengapresiasi PLN dan MPK yang telah memberikan perhatian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan masyarakat di wilayah kami. Mangrove memiliki fungsi penting bagi kawasan pesisir, sementara masyarakat juga membutuhkan ruang untuk mengembangkan potensi ekonomi secara bertanggung jawab. Program ini menunjukkan bahwa keduanya dapat berjalan bersama,” ujar Tengku.

Ia berharap masyarakat dapat terus merawat dan mengembangkan hasil program sehingga manfaatnya tidak berhenti setelah tahapan pendampingan selesai. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama program diharapkan menjadi modal bagi kelompok masyarakat dalam mengelola potensi pesisir secara mandiri.

Manager PLN UP3 Ketapang Yusrizal Ibrani mengatakan, pelaksanaan tahap kedua program tidak hanya berorientasi pada penanaman mangrove. PLN juga menaruh perhatian pada perawatan tanaman, pengembangan silvofishery, serta penguatan kapasitas masyarakat untuk memastikan keberlanjutan manfaat program.

“Program ini kami jalankan secara terintegrasi, mulai dari pembibitan dan penanaman mangrove, perawatan, pengembangan silvofishery, hingga penguatan kapasitas kelompok masyarakat. Fokus kami bukan hanya pada apa yang berhasil ditanam, tetapi bagaimana mangrove tersebut terus tumbuh dan masyarakat memiliki kemampuan untuk mengelola serta mengembangkan potensi kawasan secara berkelanjutan,” ujar Yusrizal.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kesinambungan program setelah tahapan pendampingan selesai.

“Apa yang telah ditanam perlu dirawat bersama dan manfaat yang sudah terbentuk harus terus dikembangkan. Karena itu, kami mendorong kelompok masyarakat untuk menjadi penggerak utama di lapangan. Dengan kolaborasi bersama MPK, pemerintah, dan masyarakat, kami berharap Kuala Satong memiliki ekosistem pesisir yang semakin terjaga sekaligus mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat Maria G.I. Gunawan menegaskan, program TJSL PLN diarahkan untuk menciptakan dampak yang terukur dan berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Menurut Maria, keberlanjutan tidak hanya dimaknai sebagai upaya menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh manfaat sosial dan ekonomi dari sumber daya yang dikelola secara bertanggung jawab.

“Bagi PLN, keberlanjutan bukan hanya tentang menjaga lingkungan, tetapi juga bagaimana upaya tersebut mampu menciptakan nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat. Restorasi mangrove yang terintegrasi dengan silvofishery merupakan salah satu pendekatan yang mempertemukan dua kepentingan tersebut, yaitu memperkuat fungsi ekologis kawasan pesisir sekaligus membuka ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan sumber penghidupan secara berkelanjutan,” ujar Maria.

Ia menambahkan, kolaborasi lintas pemangku kepentingan menjadi kunci untuk memastikan program TJSL memberikan dampak dalam jangka panjang. Karena itu, PLN mendorong program pemberdayaan yang memperkuat kapasitas masyarakat, sehingga tidak berhenti pada bantuan atau pendampingan semata.

“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari apa yang kita selesaikan hari ini, tetapi dari kemampuan masyarakat untuk menjaga, melanjutkan, dan mengembangkan manfaatnya di masa mendatang. PLN akan terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan masyarakat agar program TJSL mampu melahirkan komunitas yang semakin mandiri sekaligus mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata Maria.

Melalui Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong, PLN bersama MPK, pemerintah daerah, dan masyarakat terus mendorong pengelolaan kawasan pesisir yang memadukan pelestarian ekosistem, peningkatan kapasitas masyarakat, dan pengembangan ekonomi lokal. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga kelestarian mangrove sekaligus menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat pesisir Kuala Satong Kabupaten Ketapang. (*)

Tags: Kuala SatongPLN UID KalbarPLN UP3 KetapangRestorasi Mangrove
Jurnalis Kalbar

Jurnalis Kalbar

Next Post
YBM PLN Berbagi dengan Keluarga Veteran, Rawat Semangat Pengabdian di Bulan Kemerdekaan

YBM PLN Berbagi dengan Keluarga Veteran, Rawat Semangat Pengabdian di Bulan Kemerdekaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

PLN Sambungkan 2,7 MVA untuk PT ATP Bio Indonesia, Dorong Industri Hijau di Kalbar

PLN Sambungkan 2,7 MVA untuk PT ATP Bio Indonesia, Dorong Industri Hijau di Kalbar

29 Agustus 2025
PLN UID Kalbar Siap Sukseskan Pekan Gawai Dayak 2024

PLN UID Kalbar Siap Sukseskan Pekan Gawai Dayak 2024

22 Mei 2024
Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp487 Triliun, Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik

Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp487 Triliun, Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik

31 Mei 2024

Berita Terkini

PLN Pastikan Listrik Andal Dukung Pameran Pembangunan Sabang Merah Sanggau 2026

PLN Pastikan Listrik Andal Dukung Pameran Pembangunan Sabang Merah Sanggau 2026

21 Agustus 2026
YBM PLN Berbagi dengan Keluarga Veteran, Rawat Semangat Pengabdian di Bulan Kemerdekaan

YBM PLN Berbagi dengan Keluarga Veteran, Rawat Semangat Pengabdian di Bulan Kemerdekaan

21 Agustus 2026
PLN Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga Lewat Restorasi Mangrove di Kuala Satong

PLN Perkuat Ekosistem Pesisir dan Ekonomi Warga Lewat Restorasi Mangrove di Kuala Satong

21 Agustus 2026
PLN Perkuat Elektrifikasi Industri Sawit, Dukung Operasional Truk Listrik di Kalbar

PLN Perkuat Elektrifikasi Industri Sawit, Dukung Operasional Truk Listrik di Kalbar

20 Agustus 2026
PLN Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bersama Kepolisian, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi AGHT

PLN Gelar Simulasi Tanggap Darurat Bersama Kepolisian, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi AGHT

20 Agustus 2026

Trending

Tewas Disiksa di Bawah Jembatan Landak, Ibu Pengamen Cilik Bongkar Kekejaman Pacarnya

Tewas Disiksa di Bawah Jembatan Landak, Ibu Pengamen Cilik Bongkar Kekejaman Pacarnya

28 Mei 2025
Konflik Berkepanjangan, Masyarakat Minta Izin HPH PT Mohairson Pawan Khatulistiwa Dicabut

Konflik Berkepanjangan, Masyarakat Minta Izin HPH PT Mohairson Pawan Khatulistiwa Dicabut

7 Mei 2025
Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang

Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang

4 Mei 2026
Sejumlah anak-anak dan remaja di Kota Pontianak yang diduga akan melakukan perang sarung dan tawuran menggunakan senjata tajam diamankan polisi. Foto: HYD/Jurnalis Pontianak

Nakal, Belasan Anak Harus Berhadapan dengan Hukum

17 Maret 2024
Saling Berbagi, Pegawai PLN UID Kalbar Tebar Berkah di Bulan Suci Ramadan

Saling Berbagi, Pegawai PLN UID Kalbar Tebar Berkah di Bulan Suci Ramadan

8 Maret 2025
Jurnalis Kalbar

  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Company
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Utama

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?