{"id":3731,"date":"2026-10-02T14:47:23","date_gmt":"2026-10-02T07:47:23","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=3731"},"modified":"2026-10-02T14:47:23","modified_gmt":"2026-10-02T07:47:23","slug":"program-electrifying-agriculture-dari-energi-ke-produktivitas-peternakan-sejiram-siap-naik-kelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2026\/10\/02\/program-electrifying-agriculture-dari-energi-ke-produktivitas-peternakan-sejiram-siap-naik-kelas\/","title":{"rendered":"Program Electrifying Agriculture: Dari Energi ke Produktivitas, Peternakan Sejiram Siap Naik Kelas"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_3732\" aria-describedby=\"caption-attachment-3732\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3732\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sejiram.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sejiram.jpeg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sejiram-300x168.jpeg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/Sejiram-150x84.jpeg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3732\" class=\"wp-caption-text\">Tim TJSL PLN UP3 Singkawang bersama perwakilan Pemerintah Desa Sejiram dan BUMDes Maju Bersama meninjau langsung lokasi Unit Peternakan Sapi yang menjadi penerima manfaat Program Electrifying Agriculture Tahun 2026 di Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Rabu (30\/09\/2026). Foto: PLN UID Kalbar<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> &#8211; PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang mendorong pengembangan potensi peternakan masyarakat Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, melalui Program Electrifying Agriculture Tahun 2026 bertema \u201cEnergi untuk Ketahanan Pangan\u201d. Program tersebut resmi disosialisasikan kepada BUMDes Maju Bersama Desa Sejiram pada Rabu (30\/09\/2026).<\/p>\n<p>Kegiatan dihadiri Tim TJSL PLN UP3 Singkawang bersama Sekretaris Desa Sejiram Rudi M dan Direktur BUMDes Maju Bersama, Bambang Iswanto. Program ini diarahkan untuk meningkatkan produktivitas Unit Peternakan Sapi BUMDes melalui pemanfaatan listrik PLN secara produktif, sekaligus memperkuat kapasitas pengelolaan usaha agar lebih mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Melalui program ini, PLN akan mendukung elektrifikasi sarana produksi, antara lain penyambungan listrik baru berdaya 5.500 VA, instalasi dan penerangan kandang, mesin pencacah pakan (chopper), pompa air, tandon air, hingga pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organik. Dukungan tersebut juga dilengkapi dengan penguatan kapasitas melalui pelatihan manajemen usaha peternakan, pengolahan pakan fermentasi, dan pupuk organik.<\/p>\n<p>Sebelumnya, operasional peternakan masih menghadapi keterbatasan sarana kelistrikan sehingga sejumlah proses dilakukan secara manual maupun menggunakan peralatan berbahan bakar minyak. Kehadiran listrik PLN diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, menekan biaya operasional, serta membuka peluang pengembangan produk sampingan bernilai tambah.<\/p>\n<p>Direktur BUMDes Maju Bersama Desa Sejiram, Bambang Iswanto, menyampaikan bahwa pemanfaatan PLN Mobile turut membantu BUMDes dalam mempersiapkan kebutuhan penyambungan listrik.<\/p>\n<p>\u201cMenggunakan aplikasi PLN Mobile membuat estimasi biaya lebih jelas dan transparan. Dengan begitu, kami dapat merencanakan kebutuhan kelistrikan dan anggaran secara lebih terukur sejak awal,\u201d ujar Bambang.<\/p>\n<p>Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna, mengapresiasi kolaborasi antara PLN, pemerintah desa, dan BUMDes dalam mendorong pemanfaatan energi listrik untuk kegiatan produktif.<\/p>\n<p>\u201cKami mengapresiasi tim PLN dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mengawali program ini. Electrifying Agriculture bukan hanya tentang menghadirkan listrik, tetapi bagaimana energi tersebut mampu menjadi penggerak produktivitas, efisiensi, dan kemandirian usaha masyarakat,\u201d ungkap Made.<\/p>\n<p>General Manager PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan, menegaskan bahwa pengembangan pemanfaatan listrik produktif merupakan bagian dari strategi PLN dalam menciptakan nilai bersama dengan masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPLN terus mendorong pemanfaatan energi listrik yang memberikan dampak ekonomi dan sosial secara berkelanjutan. Melalui Electrifying Agriculture, kami ingin memastikan kehadiran listrik tidak berhenti pada akses, tetapi menjadi enabler bagi peningkatan produktivitas, penguatan ekonomi lokal, dan ketahanan pangan,\u201d tutur Maria.<\/p>\n<p>Ke depan, PLN berharap pengembangan Unit Peternakan Sapi BUMDes Maju Bersama dapat menjadi contoh pemanfaatan energi listrik secara produktif di tingkat desa, sekaligus mendorong terbentuknya usaha peternakan yang semakin efisien, mandiri, dan berkelanjutan serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Sejiram. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR &#8211; PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang mendorong pengembangan potensi peternakan masyarakat Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, melalui Program Electrifying Agriculture Tahun 2026 bertema \u201cEnergi untuk Ketahanan Pangan\u201d. Program tersebut resmi disosialisasikan kepada BUMDes Maju Bersama Desa Sejiram pada Rabu (30\/09\/2026). Kegiatan dihadiri Tim TJSL PLN UP3 Singkawang bersama [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3732,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[216],"tags":[498,1237,223,544],"class_list":["post-3731","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-electrifying-agriculture","tag-peternakan","tag-pln-uid-kalbar","tag-pln-up3-singkawang"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3731","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3731"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3731\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3733,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3731\/revisions\/3733"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3731"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3731"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3731"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}