{"id":3539,"date":"2026-05-21T12:32:41","date_gmt":"2026-05-21T05:32:41","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=3539"},"modified":"2026-05-21T12:32:41","modified_gmt":"2026-05-21T05:32:41","slug":"pln-hidupkan-kembali-kejayaan-jeruk-tebas-untuk-perkuat-ekonomi-masyarakat-sambas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2026\/05\/21\/pln-hidupkan-kembali-kejayaan-jeruk-tebas-untuk-perkuat-ekonomi-masyarakat-sambas\/","title":{"rendered":"PLN Hidupkan Kembali Kejayaan Jeruk Tebas untuk Perkuat Ekonomi Masyarakat Sambas"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_3540\" aria-describedby=\"caption-attachment-3540\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3540\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/jeruk.jpeg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/jeruk.jpeg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/jeruk-300x168.jpeg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/jeruk-150x84.jpeg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3540\" class=\"wp-caption-text\">Petugas PLN UP3 Singkawang melakukan pemantauan terhadap salah satu tempat persemaian benih jeruk di Desa Sejiram dalam Program TJSL 2026: Petani Hebat, Jeruk Sejiram Berdaya Saing. Foto: PLN UID Kalbar<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> \u2013 Di tengah hamparan lahan hijau Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, harapan baru mulai tumbuh bersama ribuan bibit jeruk yang disemai penuh optimisme. Kehadiran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli bukan sekadar bantuan sosial, melainkan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Melalui program bertajuk \u201cPetani Hebat, Jeruk Sejiram Berdaya Saing\u201d, PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang bersama pemerintah desa dan masyarakat bergerak membangun masa depan pertanian yang lebih kuat, mandiri, dan produktif. Program tersebut resmi dijalankan pada Selasa (19\/05\/2026) sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor pertanian unggulan di Kabupaten Sambas.<\/p>\n<p>Program yang menjadi bagian dari komitmen PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Singkawang itu difokuskan pada pengembangan persemaian bibit jeruk bersertifikasi serta penyiapan area penanaman di empat titik lahan dengan total luas sekitar 5.000 meter persegi. Langkah ini menjadi ikhtiar bersama untuk menghidupkan kembali kejayaan jeruk Sambas sebagai komoditas unggulan daerah yang berkualitas, berdaya saing, dan memiliki nilai ekonomi tinggi.<\/p>\n<p>Di balik pengembangan kebun jeruk tersebut, tersimpan harapan besar masyarakat Desa Sejiram untuk masa depan yang lebih sejahtera. Program TJSL PLN diyakini tidak hanya memperkuat sektor pertanian lokal, tetapi juga membuka peluang kerja baru, meningkatkan keterampilan petani, hingga mendorong tumbuhnya ekonomi desa yang mandiri dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>Sekretaris Desa Sejiram sekaligus Koordinator Program, Rudi, S.Pd.I., M.E., menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai membawa semangat baru bagi masyarakat desa.<\/p>\n<p>\u201cAlhamdulillah sejauh ini program berjalan lancar sejak dimulai akhir April lalu. Amanah ini akan kami jalankan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat Desa Sejiram. Kami optimistis program ini dapat membuka peluang kerja baru, terutama saat proses pemindahan bibit ke lahan penanaman dimulai pertengahan Juni mendatang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Optimisme serupa disampaikan Kepala Desa Sejiram, Hemdi. Menurutnya, program tersebut menjadi momentum penting untuk memperkenalkan Jeruk Sejiram agar semakin dikenal luas sebagai produk unggulan daerah.<\/p>\n<p>\u201cKami sangat berterima kasih atas komitmen PLN. Harapan kami, kualitas hidup masyarakat meningkat dan Jeruk Sejiram mampu menjadi komoditas unggulan yang dikenal luas serta memiliki daya saing,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Komitmen PLN dalam mendukung pemberdayaan masyarakat ditegaskan langsung oleh Manager PLN UP3 Singkawang, Made Hary Palguna. Ia mengatakan, program TJSL PLN Peduli hadir tidak hanya sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan, tetapi juga sebagai investasi sosial jangka panjang untuk memperkuat ekonomi masyarakat desa.<\/p>\n<p>\u201cPLN ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui program yang memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan. Pengembangan Jeruk Sejiram memiliki potensi besar menjadi penggerak ekonomi lokal apabila dikelola secara konsisten dan kolaboratif. Kami berharap masyarakat semakin terampil, kelembagaan pertanian desa semakin kuat, dan lahir produk unggulan yang mampu bersaing di pasar,\u201d jelas Made.<\/p>\n<p>Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menegaskan bahwa penguatan sektor pertanian lokal menjadi bagian penting dari strategi PLN dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cPLN berkomitmen menghadirkan program TJSL yang tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. Pengembangan Jeruk Sejiram merupakan langkah nyata untuk memperkuat kemandirian ekonomi desa berbasis potensi unggulan daerah,\u201d ungkap Maria.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap program ini menjadi penggerak ekonomi baru bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas Jeruk Sambas sebagai produk unggulan daerah. Melalui kolaborasi bersama masyarakat dan pemerintah desa, PLN ingin terus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial dan ekonomi di Kalimantan Barat,\u201d tutupnya. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR \u2013 Di tengah hamparan lahan hijau Desa Sejiram, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, harapan baru mulai tumbuh bersama ribuan bibit jeruk yang disemai penuh optimisme. Kehadiran program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli bukan sekadar bantuan sosial, melainkan wujud nyata komitmen PLN dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat desa berbasis potensi lokal yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3540,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[216],"tags":[1188,223,544,1187],"class_list":["post-3539","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-jeruk-tebas","tag-pln-uid-kalbar","tag-pln-up3-singkawang","tag-tjsl-pln-peduli"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3539","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3539"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3539\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3541,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3539\/revisions\/3541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3540"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3539"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3539"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3539"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}