{"id":3520,"date":"2026-05-18T14:26:38","date_gmt":"2026-05-18T07:26:38","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=3520"},"modified":"2026-05-18T14:26:38","modified_gmt":"2026-05-18T07:26:38","slug":"pln-suplai-listrik-433-mva-untuk-pt-ica-perkuat-hilirisasi-alumina-dan-investasi-industri-di-kalbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2026\/05\/18\/pln-suplai-listrik-433-mva-untuk-pt-ica-perkuat-hilirisasi-alumina-dan-investasi-industri-di-kalbar\/","title":{"rendered":"PLN Suplai Listrik 4,33 MVA untuk PT ICA, Perkuat Hilirisasi Alumina dan Investasi Industri di Kalbar"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_3521\" aria-describedby=\"caption-attachment-3521\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-3521\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/REC.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"414\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/REC.jpg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/REC-300x177.jpg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/REC-150x89.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-3521\" class=\"wp-caption-text\">Direktur Utama PT Indonesia Chemical Alumina, Arief Abidin (kiri) menerima sertifikat REC dari Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Kalbar, Albert Safaria (kanan) pada seremoni penyambungan listrik daya 4.330.000 VA PT ICA di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau. Foto: PLN UID Kalbar<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> \u2013 PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui penyalaan listrik berdaya 4,33 MVA untuk PT Indonesia Chemical Alumina (ICA), anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), di Jalan Trans Kalimantan, Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Selasa (12\/05\/2026).<\/p>\n<p>Penyalaan listrik tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kapasitas produksi PT ICA sekaligus memperkuat keandalan pasokan energi bagi industri pengolahan alumina di Kalimantan Barat. Kehadiran listrik PLN yang andal diharapkan mampu menunjang operasional industri secara optimal serta memperkuat program hilirisasi mineral nasional.<\/p>\n<p>Supervisor Portfolio Management PT ANTAM, Diana Septriana, mengapresiasi sinergi antara PLN dan PT ICA dalam mendukung kebutuhan energi sektor industri.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan apresiasi atas penyalaan listrik dan kerja sama yang terjalin antara PT Indonesia Chemical Alumina dan PLN. Stabilitas dan keandalan suplai listrik menjadi faktor vital dalam operasional pabrik kami. Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan secara baik dan berkelanjutan demi mendukung kelancaran proses produksi perusahaan,\u201d ujar Diana.<\/p>\n<p>Direktur Utama PT Indonesia Chemical Alumina, Arief Abidin, mengatakan penyambungan listrik ini menjadi momentum penting bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat infrastruktur energi perusahaan.<\/p>\n<p>\u201cSemoga energi yang dialirkan ini membawa keberkahan bagi kita semua dan menjadi langkah strategis bagi perusahaan. Melalui penyambungan ini, kami berkomitmen meningkatkan efisiensi serta keandalan infrastruktur energi guna mendukung kegiatan operasional, sekaligus mewujudkan target peningkatan kapasitas produksi PT ICA hingga 200 ribu ton per tahun,\u201d kata Arief.<\/p>\n<p>Pada kesempatan tersebut, PLN juga menyerahkan sertifikat Renewable Energy Certificate (REC) kepada PT Indonesia Chemical Alumina sebagai bentuk dukungan terhadap penggunaan energi hijau dan komitmen bersama dalam mendorong pengembangan industri yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>General Manager PLN UID Kalbar yang diwakili Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan, Albert Safaria, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan PT ICA kepada PLN dalam pemenuhan kebutuhan listrik perusahaan.<\/p>\n<p>Menurut Albert, penyalaan daya 4,33 MVA ini merupakan bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan industri nasional melalui penyediaan energi listrik yang andal, kompetitif, dan berkelanjutan.<\/p>\n<p>\u201cKami menyampaikan terima kasih atas kepercayaan PT ICA kepada PLN. Kehadiran listrik ini diharapkan mampu memberikan manfaat luas, baik bagi operasional perusahaan maupun masyarakat sekitar. PLN juga siap memberikan pelayanan terbaik dan respons cepat guna memastikan keandalan pasokan listrik tetap terjaga,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Albert menambahkan, PLN akan terus memperkuat infrastruktur dan layanan kelistrikan guna memastikan kebutuhan energi sektor industri dapat terpenuhi secara optimal seiring meningkatnya aktivitas investasi dan pengembangan usaha di Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>\u201cPLN berkomitmen mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui pasokan listrik yang andal dan berkualitas. Penyalaan listrik untuk PT Indonesia Chemical Alumina ini tidak hanya menjadi dukungan terhadap peningkatan kapasitas produksi perusahaan, tetapi juga bagian dari upaya PLN dalam memperkuat hilirisasi mineral, mendorong investasi, serta meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah di Kalimantan Barat,\u201d tutup Albert. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR \u2013 PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan industri strategis nasional melalui penyalaan listrik berdaya 4,33 MVA untuk PT Indonesia Chemical Alumina (ICA), anak perusahaan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), di Jalan Trans Kalimantan, Piasak, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Selasa (12\/05\/2026). Penyalaan listrik tersebut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3521,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[216],"tags":[1183,224,223,1182,1181],"class_list":["post-3520","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-hilirisasi-alumina","tag-listrik","tag-pln-uid-kalbar","tag-pt-ica","tag-pt-indonesia-chemical-alumina"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3520","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3520"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3520\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3522,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3520\/revisions\/3522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3521"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3520"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3520"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3520"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}