{"id":2977,"date":"2025-08-21T15:24:50","date_gmt":"2025-08-21T08:24:50","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=2977"},"modified":"2025-08-21T15:24:50","modified_gmt":"2025-08-21T08:24:50","slug":"borneo-forum-ke-8-digelar-di-pontianak-bahas-isu-strategis-industri-sawit","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2025\/08\/21\/borneo-forum-ke-8-digelar-di-pontianak-bahas-isu-strategis-industri-sawit\/","title":{"rendered":"Borneo Forum ke-8 Digelar di Pontianak, Bahas Isu Strategis Industri Sawit"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2978\" aria-describedby=\"caption-attachment-2978\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2978\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Forum.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"420\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Forum.jpg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Forum-300x180.jpg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Forum-150x90.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2978\" class=\"wp-caption-text\">Kegiatan Borneo Forum ke-8 yang digelar di Pontianak. Foto: ist<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> &#8211; Borneo Forum ke-8 resmi digelar di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 21\u201322 Agustus 2025. Forum yang mengusung tema \u201cHarmonisasi Kemitraan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional dan Tata Kelola Sawit yang Kondusif\u201d ini menjadi wadah dialog antara masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.<\/p>\n<p>Melalui forum tersebut, sejumlah isu strategis di industri sawit turut dibahas, mulai dari regulasi, iklim investasi, hingga peran sawit dalam mendukung ketahanan pangan nasional.<\/p>\n<p>Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya terbatas pada seminar, melainkan juga diwarnai dengan kegiatan pameran, pertemuan bisnis, serta lomba konten kreatif.<\/p>\n<p>Konsep ini menjadikan Borneo Palm Oil Forum ke-8 sebagai ajang yang tidak hanya memberi peluang bagi pengusaha besar, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani kecil serta menyediakan wadah bagi generasi muda untuk melihat industri sawit dari sudut pandang yang berbeda.<\/p>\n<p>Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma pada Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, menekankan bahwa forum ini memiliki peran penting bagi pembangunan kelapa sawit di Kalimantan.<\/p>\n<p>\u201cSaya pikir forum ini menjadi forum yang baik. Semoga kita berharap ada ide-ide baru, solusi-solusi baru terhadap pengembangan atau penyempurnaan-penyempurnaan terkait dengan kemitraan antara petani dengan pengusaha, pengusaha dengan pemerintah, petani dengan pemerintah dalam hal pembangunan kelapa sawit terutama di Kalimantan,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemprov Kalbar, Christianus Lumano, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kalimantan Barat.<\/p>\n<p>\u201cKami selaku yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat sangat menyambut baik diselenggarakannya Borneo Forum ke-8 ini di Provinsi Kalimantan Barat,\u201d katanya.<\/p>\n<p>\u201cSemoga acara yang difasilitasi oleh GAPKI ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa hasil forum ini akan menjadi masukan penting bagi pemerintah.<\/p>\n<p>\u201cNanti dari hasil Borneo Forum ini kita akan memberikan masukan kepada pemerintah apa saja yang menjadi tantangan dan hambatan,\u201d kata Eddy.<\/p>\n<p>\u201cSehingga pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat mendukung industri sawit di seluruh Indonesia,\u201d sambungnya.<\/p>\n<p>Eddy juga menyinggung dinamika permasalahan di sektor sawit yang terus berkembang dari tahun ke tahun.<\/p>\n<p>\u201cSetiap tahun pasti masalahnya berbeda, walaupun masih ada juga persoalan yang sama. Nah ini akan kita sampaikan kepada pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>Salah satu persoalan yang dibahas, lanjut Eddy, adalah rendahnya capaian program peremajaan sawit rakyat.<\/p>\n<p>\u201cSalah satu persoalan yang dibahas ialah terkait peremajaan sawit rakyat. Peremajaan sawit rakyat saat ini sangat rendah sekali pencapaiannya, di mana target kita semuanya adalah 180 ribu hektare per tahun. Ternyata tidak tercapai, jauh di bawah itu hanya sekitar 15 sampai 20 ribu hektare,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ia menegaskan kembali pentingnya program peremajaan demi keberlanjutan industri sawit nasional.<\/p>\n<p>\u201cKita melihat bahwa peremajaan sawit itu sangat penting karena kita adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia, namun kita juga konsumen sawit terbesar di dunia,\u201d jelas Eddy.<\/p>\n<p>\u201cJadi kita berharap dengan adanya forum ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah sehingga bisa memperlancar dalam meningkatkan produktivitas produksi. Karena dalam Indonesia Emas tahun 2045 target kita adalah 100 juta ton,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus, menyatakan apresiasi terhadap terselenggaranya forum ini.<\/p>\n<p>\u201cKami tentu sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya Borneo Palm Oil Forum ke-8 ini, karena pelaksanaan kegiatan ini bisa menunjukkan peran aktif perusahaan-perusahaan kelapa sawit melalui asosiasi GAPKI yang bisa mengakomodir kinerja teman-teman perusahaan. Termasuk asosiasi petani pun bisa menunjukkan kinerjanya di sini melalui pameran dan lain sebagainya,\u201d ungkap Hero. (m@nk)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR &#8211; Borneo Forum ke-8 resmi digelar di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 21\u201322 Agustus 2025. Forum yang mengusung tema \u201cHarmonisasi Kemitraan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional dan Tata Kelola Sawit yang Kondusif\u201d ini menjadi wadah dialog antara masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan berbagai pihak terkait. Melalui forum tersebut, sejumlah isu strategis di industri sawit turut [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2978,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0","subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[216],"tags":[1055,1056,1012,1057],"class_list":["post-2977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-borneo-forum","tag-gapki-kalbar","tag-industri-sawit","tag-kelapa-sawit"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2977"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2977\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2979,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2977\/revisions\/2979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}