{"id":2484,"date":"2025-05-20T17:51:12","date_gmt":"2025-05-20T10:51:12","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=2484"},"modified":"2025-05-20T17:51:12","modified_gmt":"2025-05-20T10:51:12","slug":"semangat-harkitnas-pln-ajak-multi-pihak-pulihkan-mangrove-dan-kembangkan-silvofishery-di-kuala-satong-ketapang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2025\/05\/20\/semangat-harkitnas-pln-ajak-multi-pihak-pulihkan-mangrove-dan-kembangkan-silvofishery-di-kuala-satong-ketapang\/","title":{"rendered":"Semangat Harkitnas, PLN Ajak Multi-Pihak Pulihkan Mangrove dan Kembangkan Silvofishery di Kuala Satong, Ketapang"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2485\" aria-describedby=\"caption-attachment-2485\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2485\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Ketapang.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"466\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Ketapang.jpg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Ketapang-300x200.jpg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Ketapang-150x100.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2485\" class=\"wp-caption-text\">Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Ketapang, Wagimin, mempresentasikan Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong yang merupakan kerja sama antara PLN dan Mitra Pembangunan Ketapang. Foto: PLN UID Kalbar<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> \u2013 Dalam semangat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), PLN UP3 Ketapang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif sebagai pemateri dalam Pertemuan Koordinasi dan Dialog Multi-Pihak PPI Compact Ketapang yang berlangsung di Sekretariat Mitra Pembangunan Ketapang, Desa Mulia Baru, Kabupaten Ketapang, Rabu (14\/05\/2025).<\/p>\n<p>Kegiatan strategis ini mengusung semangat kolaborasi lintas sektor untuk mendorong percepatan pembangunan berkelanjutan di wilayah Ketapang. Dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan \u2013 mulai dari BAPPEDA, LSM seperti Inisiatif Dagang Hijau (IDH) dan Rainforest Alliance, hingga perusahaan seperti PT Bumitama Gunajaya Agro (BGA) \u2013 pertemuan ini menjadi ruang sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat sipil.<\/p>\n<p>Salah satu sorotan utama dalam kegiatan ini adalah pemaparan Program Restorasi Mangrove dan Silvofishery Kuala Satong, yang disampaikan oleh Wagimin, Assistant Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Ketapang. Program hasil kolaborasi PLN dan Mitra Pembangunan Ketapang ini bertujuan memulihkan ekosistem mangrove, mencegah abrasi dan intrusi air laut, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.<\/p>\n<p>\u201cProgram ini tidak hanya menyasar aspek ekologi, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat. Kami menargetkan kelompok nelayan, pemerintah daerah, LSM, akademisi, investor, generasi muda, hingga wisatawan. Evaluasi dampaknya dilakukan secara berkala setiap tahun,\u201d ujar Wagimin.<\/p>\n<p>Roadmap program:<br \/>\n\u2022 Tahun 2025: Pembibitan 8.000 bibit mangrove, penanaman awal 6.000 bibit, serta pelaksanaan Sekolah Lapang Silvofishery.<br \/>\n\u2022 Tahun 2026: Pembuatan 15 kolam silvofishery.<br \/>\n\u2022 Tahun 2027: Pengembangan dan penanganan pascapanen hasil silvofishery.<\/p>\n<p>Ketua Sekretariat Bersama Produksi, Proteksi dan Inklusi (Sekber PPI Compact) sekaligus Direktur Mitra Pembangunan Ketapang, Drs. Donatus Rantan, mengapresiasi komitmen PLN dalam agenda pelestarian lingkungan. Ia menegaskan bahwa peran aktif sektor usaha, termasuk BUMN seperti PLN, sangat penting dalam menyukseskan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan visi kepala daerah terpilih.<\/p>\n<p>\u201cMelalui paparan PLN, terlihat nyata bahwa mereka tidak hanya fokus pada layanan kelistrikan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan. Kami berharap kolaborasi ini terus berlanjut sesuai roadmap yang telah dirancang,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Joice Lanny Wantania, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, juga memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif ini.<\/p>\n<p>\u201cPLN sangat mendukung sinergi lintas sektor yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Kami berkomitmen untuk terus hadir, tak hanya sebagai penyedia energi, tetapi juga sebagai agen perubahan yang berkontribusi dalam pemulihan ekosistem dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Semoga program ini membawa dampak positif jangka panjang bagi generasi mendatang,\u201d ungkap Joice.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, PLN UP3 Ketapang turut memanfaatkan momentum ini untuk mensosialisasikan promo diskon tambah daya 50% bertajuk \u201cBangkit Lebih Terang\u201d yang berlangsung pada 10\u201323 Mei 2025. Promo ini dapat dinikmati oleh pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile, sebagai bentuk kontribusi PLN dalam memperingati Harkitnas dengan semangat melayani yang mudah dan murah.<\/p>\n<p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan PLN, pelanggan dapat mengakses melalui Aplikasi PLN Mobile (tersedia di Play Store dan App Store), Website resmi PLN di www.pln.co.id Contact Center PLN 123. (m@nk)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR \u2013 Dalam semangat peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), PLN UP3 Ketapang menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif sebagai pemateri dalam Pertemuan Koordinasi dan Dialog Multi-Pihak PPI Compact Ketapang yang berlangsung di Sekretariat Mitra Pembangunan Ketapang, Desa Mulia Baru, Kabupaten Ketapang, Rabu (14\/05\/2025). Kegiatan strategis ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2485,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":"","format":"standard","override":[{"template":"1","parallax":"1","fullscreen":"1","layout":"right-sidebar","sidebar":"default-sidebar","second_sidebar":"default-sidebar","sticky_sidebar":"1","share_position":"top","share_float_style":"share-monocrhome","show_post_meta":"1","show_post_author":"1","show_post_date":"1","post_date_format":"default","post_date_format_custom":"Y\/m\/d","show_post_category":"1","show_post_reading_time":"0","post_reading_time_wpm":"300","post_calculate_word_method":"str_word_count","show_zoom_button":"0","zoom_button_out_step":"2","zoom_button_in_step":"3","show_post_tag":"1","show_popup_post":"1","number_popup_post":"1","show_author_box":"1","show_post_related":"0","show_inline_post_related":"0"}],"image_override":[{"single_post_thumbnail_size":"crop-500","single_post_gallery_size":"crop-500"}],"trending_post_position":"meta","trending_post_label":"Trending","sponsored_post_label":"Sponsored by","disable_ad":"0"},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[216],"tags":[902,760,223,334,901],"class_list":["post-2484","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-ekonomi","tag-kuala-satong","tag-mangrove","tag-pln-uid-kalbar","tag-pln-up3-ketapang","tag-silvofishery"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2484"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2486,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2484\/revisions\/2486"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2485"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2484"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2484"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2484"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}