{"id":2338,"date":"2025-05-05T00:55:42","date_gmt":"2025-05-04T17:55:42","guid":{"rendered":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/?p=2338"},"modified":"2025-05-05T00:55:42","modified_gmt":"2025-05-04T17:55:42","slug":"bayi-perempuan-ditemukan-mengapung-di-sungai-pawan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/2025\/05\/05\/bayi-perempuan-ditemukan-mengapung-di-sungai-pawan\/","title":{"rendered":"Bayi Perempuan Ditemukan Mengapung di Sungai Pawan"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_2339\" aria-describedby=\"caption-attachment-2339\" style=\"width: 700px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-2339\" src=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayi.jpg\" alt=\"\" width=\"700\" height=\"439\" srcset=\"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayi.jpg 700w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayi-300x188.jpg 300w, https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/bayi-150x94.jpg 150w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-2339\" class=\"wp-caption-text\">Proses evakuasi penemuan mayat bayi yang mengapung di Sungai Pawan, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (03\/05\/2025) malam. Foto: ist<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>JURNALIS KALBAR<\/strong> \u2013 Penemuan mayat bayi yang mengapung di permukaan Sungai Pawan mengejutkan warga Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (03\/05\/2025) malam.<\/p>\n<p>Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan tali pusar masih menempel. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah mencari ikan di sekitar bantaran sungai.<\/p>\n<p>\u201cSaya melihat ada benda mencurigakan tersangkut di tumpukan ranting. Setelah didekati, ternyata itu jasad bayi,\u201d ungkap saksi mata.<\/p>\n<p>Temuan tersebut, segera dilaporkan kepada kepala desa dan warga sekitar. Tak lama kemudian, petugas dari Polres Ketapang bersama tim BPBD dan Satpolairud tiba di lokasi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).<\/p>\n<p>Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, melalui Kasi Humas AKP Drajat Pamungkas membenarkan adanya penemuan mayat bayi tersebut.<\/p>\n<p>\u201cKami masih menunggu hasil visum dan terus mengumpulkan keterangan dari warga sekitar. Dugaan awal bisa mengarah pada tindak pidana, namun kami belum dapat menyimpulkan sebelum hasil penyelidikan lengkap,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Drajat mengimbau masyarakat untuk turut serta membantu proses penyelidikan dengan memberikan informasi yang relevan.<\/p>\n<p>\u201cKami sampaikan kepada warga masyarakat yang mungkin mengetahui suatu informasi terkait peristiwa ini untuk dapat menyampaikan kepada pihak kepolisian. Jenazah bayi selanjutnya dievakuasi ke RSUD Agoesdjam Ketapang untuk dilakukan visum guna mengetahui penyebab pasti kematiannya,&#8221; pungkas Drajat. (lim)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JURNALIS KALBAR \u2013 Penemuan mayat bayi yang mengapung di permukaan Sungai Pawan mengejutkan warga Desa Mayak, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Jumat (03\/05\/2025) malam. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut, ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan tali pusar masih menempel. Penemuan ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tengah mencari ikan di sekitar bantaran sungai. \u201cSaya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":2339,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_monsterinsights_skip_tracking":false,"_monsterinsights_sitenote_active":false,"_monsterinsights_sitenote_note":"","_monsterinsights_sitenote_category":0,"jnews-multi-image_gallery":[],"jnews_single_post":{"subtitle":""},"jnews_primary_category":[],"jnews_social_meta":[],"jnews_paywall_metabox":{"paragraph_limit":"2","enable_premium_post":"0","enable_free_post":"0","override_paragraph_limit":"0","enable_preview_post":"0","enable_preview_video":"0"},"jnews_override_counter":{"view_counter_number":"0","share_counter_number":"0","like_counter_number":"0","dislike_counter_number":"0"},"jnews_post_split":{"post_split":[{"template":"1","tag":"h2","numbering":"asc","mode":"normal","first":"0","enable_toc":"0","toc_type":"normal"}]},"footnotes":""},"categories":[732],"tags":[771,832,734],"class_list":["post-2338","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-peristiwa","tag-mayat-bayi","tag-polres-ketapang","tag-sungai-pawan"],"aioseo_notices":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2338"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2340,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2338\/revisions\/2340"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2339"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2338"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2338"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kalbar.jurnalis.co.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2338"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}