Minggu, Februari 15, 2026
No Result
View All Result
Jurnalis Kalbar
  • Utama
  • Jurnalisik
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Pemerintah
  • DPRD
  • Utama
  • Jurnalisik
  • Nasional
  • Daerah
  • Kriminal
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Politik
  • Pemerintah
  • DPRD
No Result
View All Result
Jurnalis Kalbar
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Borneo Forum ke-8 Digelar di Pontianak, Bahas Isu Strategis Industri Sawit

by Jurnalis Kalbar
21 Agustus 2025
in Ekonomi
0
Kegiatan Borneo Forum ke-8 yang digelar di Pontianak. Foto: ist

JURNALIS KALBAR – Borneo Forum ke-8 resmi digelar di Pontianak, Kalimantan Barat, pada 21–22 Agustus 2025. Forum yang mengusung tema “Harmonisasi Kemitraan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional dan Tata Kelola Sawit yang Kondusif” ini menjadi wadah dialog antara masyarakat, pengusaha, pemerintah, dan berbagai pihak terkait.

Melalui forum tersebut, sejumlah isu strategis di industri sawit turut dibahas, mulai dari regulasi, iklim investasi, hingga peran sawit dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya terbatas pada seminar, melainkan juga diwarnai dengan kegiatan pameran, pertemuan bisnis, serta lomba konten kreatif.

Konsep ini menjadikan Borneo Palm Oil Forum ke-8 sebagai ajang yang tidak hanya memberi peluang bagi pengusaha besar, tetapi juga membuka kesempatan bagi petani kecil serta menyediakan wadah bagi generasi muda untuk melihat industri sawit dari sudut pandang yang berbeda.

Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma pada Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, Baginda Siagian, menekankan bahwa forum ini memiliki peran penting bagi pembangunan kelapa sawit di Kalimantan.

“Saya pikir forum ini menjadi forum yang baik. Semoga kita berharap ada ide-ide baru, solusi-solusi baru terhadap pengembangan atau penyempurnaan-penyempurnaan terkait dengan kemitraan antara petani dengan pengusaha, pengusaha dengan pemerintah, petani dengan pemerintah dalam hal pembangunan kelapa sawit terutama di Kalimantan,” ucapnya.

Sementara itu, Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan dan Ekonomi Pemprov Kalbar, Christianus Lumano, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut di Kalimantan Barat.

“Kami selaku yang mewakili Gubernur Kalimantan Barat sangat menyambut baik diselenggarakannya Borneo Forum ke-8 ini di Provinsi Kalimantan Barat,” katanya.

“Semoga acara yang difasilitasi oleh GAPKI ini bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia, khususnya Kalimantan Barat,” tambahnya.

Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono, dalam kesempatan yang sama menegaskan bahwa hasil forum ini akan menjadi masukan penting bagi pemerintah.

“Nanti dari hasil Borneo Forum ini kita akan memberikan masukan kepada pemerintah apa saja yang menjadi tantangan dan hambatan,” kata Eddy.

“Sehingga pemerintah pusat maupun pemerintah daerah dapat mendukung industri sawit di seluruh Indonesia,” sambungnya.

Eddy juga menyinggung dinamika permasalahan di sektor sawit yang terus berkembang dari tahun ke tahun.

“Setiap tahun pasti masalahnya berbeda, walaupun masih ada juga persoalan yang sama. Nah ini akan kita sampaikan kepada pemerintah baik itu pemerintah pusat maupun daerah,” ungkapnya.

Salah satu persoalan yang dibahas, lanjut Eddy, adalah rendahnya capaian program peremajaan sawit rakyat.

“Salah satu persoalan yang dibahas ialah terkait peremajaan sawit rakyat. Peremajaan sawit rakyat saat ini sangat rendah sekali pencapaiannya, di mana target kita semuanya adalah 180 ribu hektare per tahun. Ternyata tidak tercapai, jauh di bawah itu hanya sekitar 15 sampai 20 ribu hektare,” pungkasnya.

Ia menegaskan kembali pentingnya program peremajaan demi keberlanjutan industri sawit nasional.

“Kita melihat bahwa peremajaan sawit itu sangat penting karena kita adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia, namun kita juga konsumen sawit terbesar di dunia,” jelas Eddy.

“Jadi kita berharap dengan adanya forum ini dapat memberikan masukan kepada pemerintah sehingga bisa memperlancar dalam meningkatkan produktivitas produksi. Karena dalam Indonesia Emas tahun 2045 target kita adalah 100 juta ton,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Barat, Heronimus, menyatakan apresiasi terhadap terselenggaranya forum ini.

“Kami tentu sangat mengapresiasi dengan terselenggaranya Borneo Palm Oil Forum ke-8 ini, karena pelaksanaan kegiatan ini bisa menunjukkan peran aktif perusahaan-perusahaan kelapa sawit melalui asosiasi GAPKI yang bisa mengakomodir kinerja teman-teman perusahaan. Termasuk asosiasi petani pun bisa menunjukkan kinerjanya di sini melalui pameran dan lain sebagainya,” ungkap Hero. (m@nk)

Tags: Borneo ForumGAPKI KalbarIndustri SawitKelapa Sawit
Jurnalis Kalbar

Jurnalis Kalbar

Next Post
Saat Lampu Menyala, Doa Seorang Ibu di Mempawah Pecah Jadi Air Mata Bahagia

Saat Lampu Menyala, Doa Seorang Ibu di Mempawah Pecah Jadi Air Mata Bahagia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp487 Triliun, Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik

Pendapatan PLN Tumbuh Signifikan Mencapai Rp487 Triliun, Ditopang Peningkatan Penjualan Tenaga Listrik

31 Mei 2024
Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

Negara Hadir, Pemerintah Targetkan 1.285 Desa Terang di 2025

17 Oktober 2025

Personal finance for young adults: An introduction to cryptocurrencies

7 Januari 2024

Berita Terkini

PLN Pastikan Listrik Andal di Sanggau Jelang Imlek 2026

PLN Pastikan Listrik Andal di Sanggau Jelang Imlek 2026

14 Februari 2026
PLN UP3 Pontianak Raih Penghargaan K3 dari Pemprov Kalbar

PLN UP3 Pontianak Raih Penghargaan K3 dari Pemprov Kalbar

13 Februari 2026
PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

28 Januari 2026
PLN Pontianak Gelar Donor Darah Peringati Bulan K3 Nasional 2026

PLN Pontianak Gelar Donor Darah Peringati Bulan K3 Nasional 2026

27 Januari 2026
PLN Apresiasi BPKAD Singkawang yang Disiplin Bayar Listrik Sepanjang 2025

PLN Apresiasi BPKAD Singkawang yang Disiplin Bayar Listrik Sepanjang 2025

26 Januari 2026

Trending

PLN Pastikan Listrik Andal di Sanggau Jelang Imlek 2026

PLN Pastikan Listrik Andal di Sanggau Jelang Imlek 2026

14 Februari 2026
Diduga Stres Istri Selingkuh, Pria Asal Sulawesi Lakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri di Pontianak

Diduga Stres Istri Selingkuh, Pria Asal Sulawesi Lakukan Aksi Percobaan Bunuh Diri di Pontianak

6 Mei 2025
PLN UP3 Pontianak Raih Penghargaan K3 dari Pemprov Kalbar

PLN UP3 Pontianak Raih Penghargaan K3 dari Pemprov Kalbar

13 Februari 2026
PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

PLTU Ketapang Sukabangun Komitmen Terhadap Perlindungan Karyawan dan Penerapan K3

28 Januari 2026
Pesan Terakhir Pria 34 Tahun Sebelum Gantung diri di Kubu Raya: Aku Sudah Tahu Risiko Mencintaimu Adalah Mati

Pesan Terakhir Pria 34 Tahun Sebelum Gantung diri di Kubu Raya: Aku Sudah Tahu Risiko Mencintaimu Adalah Mati

16 Oktober 2025
Jurnalis Kalbar

  • Company
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Company
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Utama

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?