
JURNALIS KALBAR – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Ketapang Kota kembali menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui program Light Up The Dream (LUTD) atau Listrik untuk Nyalakan Mimpi. Kegiatan penyalaan listrik bagi penerima manfaat dilaksanakan di Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Jumat (28/08/2026).
Program Light Up The Dream merupakan bentuk kepedulian insan PLN dalam membantu masyarakat memperoleh akses listrik sekaligus menghadirkan kesempatan bagi keluarga penerima manfaat untuk menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan produktif.
Dalam kegiatan tersebut, PLN ULP Ketapang Kota melakukan penyalaan listrik di rumah penerima manfaat Ibu Nor Padilasari. Momen penyalaan listrik turut dihadiri oleh jajaran PLN UP3 Ketapang dan ULP Ketapang Kota sebagai wujud nyata komitmen PLN dalam menghadirkan energi listrik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Manager ULP Ketapang Kota, Muhammad Arief Akbar, mengatakan bahwa program Light Up The Dream tidak sekadar menghadirkan listrik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PLN untuk menyalakan harapan masyarakat.
“Bagi kami, listrik bukan hanya soal penerangan. Di balik listrik yang menyala, ada aktivitas keluarga yang menjadi lebih mudah, anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, dan berbagai peluang untuk meningkatkan produktivitas masyarakat. Melalui Light Up The Dream kali ini, sebanyak 10 pelanggan kurang mampu telah mendapatkan penyambungan listrik gratis. Kami ingin memastikan bahwa manfaat listrik dapat dirasakan secara langsung dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat,” ujar Muhammad Arief Akbar.
Ibu Nor Padilasari selaku penerima manfaat menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan melalui program Light Up The Dream.
“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada PLN karena sekarang rumah kami sudah mendapatkan listrik. Tentunya ini sangat membantu kami untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Anak-anak juga bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari. Semoga PLN terus memberikan pelayanan yang baik dan membantu masyarakat lainnya,” ungkap Nor Padilasari.
Manager PLN UP3 Ketapang, Yusrizal Ibrani, menyampaikan bahwa Light Up The Dream menjadi salah satu wujud kepedulian insan PLN dalam menghadirkan manfaat listrik secara langsung kepada masyarakat.
“Light Up The Dream merupakan bentuk nyata semangat insan PLN untuk berbagi dan memberikan kontribusi kepada masyarakat. Kami ingin setiap listrik yang menyala membawa harapan baru, membuka kesempatan, serta mendukung kehidupan masyarakat agar semakin baik. Karena bagi PLN, menghadirkan listrik berarti juga menghadirkan peluang untuk tumbuh dan berkembang,” tutur Yusrizal.
Menurutnya, PLN tidak hanya berorientasi pada keandalan pasokan listrik, tetapi juga terus memperkuat peran sosial perusahaan melalui berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria Goretti Indrawati Gunawan, menyampaikan bahwa program Light Up The Dream merupakan wujud semangat insan PLN untuk menghadirkan terang sekaligus memberikan harapan bagi masyarakat.
“Setiap cahaya yang kami hadirkan memiliki arti bagi kehidupan masyarakat. Melalui Light Up The Dream, kami ingin terus menyalakan mimpi dan harapan keluarga Indonesia. Semoga listrik yang hadir di rumah penerima manfaat dapat menjadi energi untuk belajar, berkarya, meningkatkan produktivitas, dan membangun masa depan yang lebih baik,” ujar Maria.
Maria menegaskan, PLN UID Kalimantan Barat akan terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, berkualitas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
Program Light Up The Dream menjadi pengingat bahwa di balik setiap sambungan listrik terdapat cerita, harapan, dan mimpi yang ingin diwujudkan. Dengan semangat “Terangi Negeri, Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, PLN terus bergerak menghadirkan energi bagi masyarakat sekaligus menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju kehidupan yang lebih baik. (*)












